Desanya sekarang

Surya jalan lirih
Timur mula hidup,
Barat tutup usia.
Deru mesin tak berjumpa dari keduanya
Gerak dan berubah simbol hidup zaman ini
Pohon yang tak tau tempat katanya
Dilibas dimana-mana
Tanah serabut hijau diatasnya
Dibentuk menjadi artefak kesenian tingkat tinggi
Atas nama hidup..
Samudra, kini kopi pagi dengan sedikit gula.
Benda-benda dilorong perkotaan
Dijepit, ditekan dan di bersihkan
Wabah penyakit bagi brahmana dalam sistem kasta
Bergerak dan berubah selain itu mati
Desa hilang asri, semilir angin, gelak tawa para manusia.
Desa itu mati bagi para penggila hidup,
Harus diganti.
Kemajuan, dewa di bumi manusia
Hidup dan kemajuan dalam tanda tanya?
Manusia bumi dalam kota senyum-senyum berbisik “kita di  taman firdaus segalanya”.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s