Kamu?

bukankah pernah kita di ajari
Bahwa bintang-bintang membawa cahaya
Merambah wilayah-wilayah ketiadaan citra,
Sampai akhirnya kamu mewujud dengan mempesona
Terlihat Bening pada keburaman hari,
Dalam pagi, siang, dan malam
Dalam kebisingan  mesin produksi,
Dalam Simponi angin pedesaan malam hari,
Bahkan dalam mimpi penghujung pagi
Tubuh terbuai selalu ingin terjaga,
Kamu, tak henti ambil peran dan selalu menjaga
Disetiap gerak kaki, tangan yang menulis, lidah yang berucap, dan mata yang memandang,.
Mari kutunjukan, pegang tangan ku,
Kita, hidup dalam dunia antah brantah.
Angkasa sana, ribuan bintang, gugus, galaksi, tingkatan langit,
Ribuan manusia-manusia dengan aneka macamnya
Aku melihat dan mengenal satu dari sekian banyaknya
Selalu terang, bergerak, ambil peran, mengarus..
Wujud dalam kemantapan diri,
Laksana bintang dan air yang pernah ku pelajari,
Konsep cahaya, antara terang dan ketiadaan cahaya
Narasi ada dan ketiadaan,
Adalah kamu dari semuanya, ada selalu dalam ketiadaan alam nisbi,
Terjaga selalu menjaga,
Hanya bayangan ataupun wujud kongkret yang berseri-seri,..
Kamu adalah energi,
Terus mengada dan mengiring
Di semua ruang dan waktuku,.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s