Dari Kemarin

#empunya realitas

Melawan adalah dialog

memetik dan menggumulkan ide

mensamakan realitas, membaginya secara rata

mendaku pemilik tunggal atau presentase terbanyak

adalah tanda dan kata

orang-orang zhalim yang tercatat sejarah

ingat, sekalipun jangan lupa

maka melawanlah, bersama tanda dan kata

seburuk-buruk petani, nelayan, dan pekerja pabrik

adalah manusia, pengelola segalanya bersama budi

maka jangan kau lupa

mereka senantiasa bangun pagi hari

bersanding embun, mentari, asap dan sesak

#menuju kamar

seperti kemarin

hujan membawa syair langit

menempel di jendela kamar

secara samar terlukis wajah mu

diantara kata dan baitnya

#lupa rumah

aku kemarin bersama waktu

tiada sua, apalagi cerita tersimpan qalbu

aku kemarin bersama waktu

di ruang 3 x 3, tanpa celah yang tempampang

aku mengorek huruf, kata ataupun cerita

yang bertempuk dimana-mana

tak ku temukan juga, kamu disana.

aku lupa, ini bukan rumah

hanya persembunyian yang menyerupa.

#diantara yang ganjil dan genap

diantara yang ganjil dan genap

kita berada, habiskan banyak waktu

penuh basa basi

tanpa aksioma, logika, majas

dan puisi

diantara yang ganjil dan genap

kita mengeluh, kemana perjalanan akan ditempuh

penuh basa basi

tanpa buletin, koran, jurnal

dan buku.

diantara yang ganjil dan genap

kita tanpa apa-apa

mati tanpa tulang dan abu

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s