MENYEBAR BERITA MUSEUM MANGROVE

Pada zaman digital, segala sesuatu akan mudah diketahui dalam hitungan detik melalui jaringan internet. Kabar atau informasi menyebar dari Rumah ke Rumah, Desa ke Desa, Kota ke Kota dan Negara ke Negara. Tanpa menunggu hitungan tahun, bulan bahkan hari. Kabar ataupun informasi akan dapat kita cumbui seketika saja.

Kabar atau informasi dalam balutan video, cerita ataupun laporan akan mudah sekali didapatkan ketika kita mengakses media sosial seperti instagram, twitter sampai facebook. Dari kabar atau informasi berupa kekerasan antar kelompok masyarakat, partai politik, agama, manusia bahkan kekerasan manusia terhadap alam seperti pembangunan pabrik semen di Pegunungan Kendeng Rembang, PLTU di Batang dan Bandar Udara di Kulonprogo Yogyakarta atau hari patah hati nasional yang sama sekali tidak ada sangkut pautnya dalam kehidupan publik kita. Disisi lain kita juga disuguhi kabar atau informasi destinasi wisata dalam bentuk foto-foto panaroma alam nan eksotis dan membuat kita berat mengedipkan mata.

Bagi kita masyarakat brebes sekaligus pengguna media sosial sudah barangtentu akan menemukan kabar dan informasi tersebut, tak terkecuali kabar atau informasi berupa keindahan wisata baru di dukuh pandansari, kecamatan brebes, kabupaten brebes, dari hari ke hari telah begitu ramai dan terus menerus dibicarakan. Bak oase ditengah padang pasir nan gersang.

Pesisir laut utara desa pandansari ini awalnya adalah tambak warga akibat kikisan air laut secara terus menerus, air laut semakin menuju ke selatan. Pembiaran pengikisisan air laut akan menjadi-jadi ketika dibiarkan begitu saja, semakin banyak memakan tambak warga bahkan mungkin akan membabat habis pemukiman warga disekitar pesisir laut pandansari. Lahan bekas tambak bentukan abrasi kini telah disulap menjadi hutan mangrove oleh mashadi dan kawan-kawan.

Ekowisata hutan mangrove pandansari contoh mempersahabati alam dan menghidupkan ekosistem alami di pesisir laut utara, adalah pencapaian yang patut untuk dikenang, dilanjutkan dan dikabarkan kepada netizen dan masyarakat sebagai upaya untuk senantiasa membersamai alam, meregangkan syaraf-syaraf otak yang hampir kram akibat hoax yang bertebaran tak tahu tempat dan di zaman infomasi yang cepat sekali melupa kenangan sebagai pengingat bahwa bangsa indonesia pernah mengalami kejayaan bersama lautan.

Ekowisata mangrove pandansari merupakan museum alam. Sebagaimana museum dalam pemahaman kita, penuh dengan koleksi-koleksi benda masa lalu, terkandung cerita didalamnya dan mempunyai keberkaitan dengan hidup kita hari ini. Begitupun ekowisata mangrove pandansari telah berhasil merekam bahwa keganasan alam ternyata dapat diajak bekerja sama membangun ekosistem tanpa harus memperkosanya atau menggunakan cara-cara kasar dan berdarah. Museum, dimana ketika kita masuk kedalamnya akan disuguhi kekentalan persahabatan mahkluk hidup penghuni bumi, antara kepiting, udang, ikan dan manusia, panorama ikan-ikan bertelur tanpa takut kehabisan makanan, kesetiaan pohon-pohon mangrove menjaga penghidupan dan tempat singgah manusia dari abrasi lautan, keceriaan mangrove menangkap CO2 dalam daya tampung yang besar untuk tetap menyejukan bumi, ketekunan manusia-manusia dalam berkomunikasi bersama alam.

Itu lah koleksi-koleksi di museum alam ekowisata pandansari. Musem dengan aneka macam koleksi nan menawan. Museum yang sepantasnya menjadi topik utama untuk direpost, share dan re-tweet dalam pergulatan media sosial kita untuk mengalahkan topik ujaran kebencian yang merusak kebhinekaan atapun topik yang tidak ada sangkaut pautnya sama sekali dengan kehidupan publik kita.

Barangkali seperti itu seharusnya, tapi yah silahkan memilih, tidak ada paksaan sedikitpun. Tapi ingat menyebar hoax lebih kejam dari pada mebunuh.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s