Kata-kata tanpa kata

Sekedar mendengar sehimpun suara apalagi membaca serumpun kata seperti mencari sebutir jarum di tumpukan samudra.
Kata-kata menjadi mahal, sekilas kata nampak susah terbaca.

Kata-kata menjadi seolah-olah angkuh, berjarak dan padat.

Kata-kata menjadi beku, mengunung mengumpal susah di raih. Ah apalagi di sentuh dan di usap.

Kata-kata menjadi  percik-percik, tidak kunjung padam, tidak pernah membesar.

Kata-kata melukis, mengisi celah-celah layar namun hampa suara dan rasa.

Kata-kata ingin menjadi suci, menjelma abadi dalam dekat wajah ataupun dalam medium layar mungil yang mudah dibawah kemana-mana.

Itu, kata.

Suara belum sampai, masih tertatih.

kata dan suara terperangkap keyakinan, harapan mendekati kemoksaan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s