Pasar, Konflik dan Sejarah

Pasar sebagai ruang jual beli sekaligus gumulnya aneka macam jenis manusia, adalah ruang yang tepat untuk membayangkan dan merepresentasikan dinamika sosial yang melibatkan berbagai macam kajian bidang keilmuan. Penguraian mengenai representasi pasar yang berbasiskan pada ekonomi, lantas mempengaruhi dinamika sejarah dan budaya melalui konflik kelas, antara penguasa, pemodal dan rakyat jelata, diikhtiarkan oleh kuntowijoyo dalam novelnya berjudul pasar.

Sabda Kakek

Kakek ku pertarung tangguh. Ia berhasil mengalahkan ahli kemungkinan mana pun. Kemampuan probabilitasnya mumpuni dalam medan manapun. Ia adalah spekulan yang berani. Ia berani memperkirakan gerak alam. Ia tidak mengenal buku dan pena, hanya cangkul dan tanah dalam kamusnya. Tapi ia senantiasa membaca. Aku di ajak kesana, melanjutkan jejak dan ceritanya.